Semen Gurdha Bledhak
Yogyakarta
-
busana sehari-hari
Gurdha melambangkan matahari, kepemimpinan, dan kejantanan. Lar merupakan sayap atau perisai yang melambangkan tidak mudah goyah. Pohon Hayat mengandung arti kesuburan. Meru melambangkan pemeliharaan bumi dan memelihara keadilan. Lidah api merupakan lambang kepahlawanan, Candi melambangkan kesejahteraan lahir dan batin, dan burung melambangkan dunia atas. Binatang berkaki empat menggambarkan penjelmaan dewa Wisnu, mempunyai makna menggembirakan dunia atau memberi hadiah kepada yang berjasa. Dari lambang lambang tersebut dapat dimaknai bahwa si pemakai berpengharapan dapat hidup sejahtera lahir dan batin bila menjadi pemimpin dapat berwatak dermawan untuk mensejahterakan, ksatria, adil tidak mudah goyah dan selalu tabah menghadapi cobaan
Ragam hias utama berupa gurdha, lar, pohon hayat, lidah api, bangunan, dan meru. Pengisi berupa ragam hias burung dan binatang berkaki empat. Latar berwarna bledhak (putih).
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Tidak ada gambar.
Tidak ada video.
-
| Tahun Data | : | 2019 |
| Terakhir Update | : | 05 Oktober 2013 - 10:51:12 |