Empu Djeno Harumbrodjo
Yogyakarta
08 Juli 1929
Seni Rupa
Hidup
-
Yogyakarta
-
(tidak diinput)
-
-
-
Dusun Jalan
-
pembuat keris
ternama yang karyanya dijual di dalam dan luar Indonesia.
Tingkat Provinsi dan Nasional
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Tidak ada gambar.
Tidak ada video.
Menurut Empu Djeno, suatu keris kramat memiliki kekuatan supernatural yang
disebut yoni, di mana kekuatan tersebut tak terlihat dan hanya dapat dirasakan
oleh jiwa seseorang. Sejak usia 15 tahun, Empu Djeno telah membantu ayahnya
membuat keris benda keramat lainnya. Pada tahun 1963, ayahnya meninggal dunia
dan sejak saat itu Empu Djeno mendapatkan tiga mimpi yang sama, yaitu ayahnya
menyuruh Empu Djeno menempa besi dan membuat keris. Sejak saat itu, dia berniat
mewariskan pekerjaan keluarga, yaitu menjadi pembuat keris.
Pada tahin 1970, bersama dengan dua saudaranya, Yoso Pangarso dan
Genyodiharjo, Empu Djeno mulai mencoba-coba teknik pembuatan keris di Dusun
Jitar, Sumberagung, Moyudan, Sleman. Hal ini dikarenakan ayahnya belum pernah
mengajarkan teknik pembuatan keris secara khusus. Pada tahun 1977, Empu Djeno
pindah ke Dusun Gatak, Sleman, dan disinilah dia mulai membuat sendiri peralatan
kerjanya.
Beberapa keris buatan Empu Djeno adalah: Jangkung, Jalak, Pendowo, Luk
Gangsal, Sempono Luk Pitu, Penimbal Luk Songo, Sabuk Inten Luk Sewelas, dan Palung
Sari Luk Telulas. Salah satu karyanya adalah Keris dapur Jangkung Mangkunegoro
yang dimiliki oleh Sultan Hamengkubuwono IX. Beberapa pameran yang pernah diikuti
oleh Empu Djeno adalah pameran di Keraton Yogyakarta (1984-1988), Sumberagung
(1977), Universitas Gajah Mada (1980), Institut Seni Indonesia Yogyakarta dan Institut
Teknologi Bandung (September 1999). Selain itu, dia juga pernah memamerkan
karyanya di H. Ambarukmo, SMP Muh. Gedongan, Museum Sonobudoyo, TMII,
dan secara rutim dalam perayaan Sekaten di Keraton Yogyakarta. Empu Djeno
mewariskan ketrampilannya ke anaknya, yaitu Empu Sungkowo.
Beberapa penghargaan yang pernah diterima oleh Empu Djeno adalah
penghargaan dari Kedaulatan Rakyat dan Tanda Kehormatan Bintang Budaya
Parama Dharma (2003). Selain itu, Empu Djeno juga pernah memperoleh Piagam
dan Plakat Seni Cabang Tosan Aji dari Pemda DI Yogyakarta pada tahun 1985 serta
piagam dari Keraton Yogyakarta.
| Tahun Data | : | 2019 |
| Terakhir Update | : | 13 Desember 2019 - 15:55:20 |