Tokoh Seniman / Budayawan

Glindhing Seto Pangarso


General

Glindhing Seto Pangarso

Yogyakarta

15 Juni 1912

Seni Pertunjukan

Hidup

-

Alamat

Yogyakarta

-

(tidak diinput)

-

-

-

Dusun Kemetiran Kidul GT V/82A Jalan -

Keterangan Lain

-

Seniman ketoprak

Tingkat Provinsi dan Nasional

-

-

Penghargaan
Kabupaten

-

-

-

Provinsi

-

-

-

Nasional

-

-

-

Gambar/ Video
GAMBAR

Tidak ada gambar.


VIDEO

Tidak ada video.

Keterangan Tambahan

Glindhing Seto Pangarso lahir di Pajeksan Lor, Yogyakarta, 15 Juni 1912, dari pasangan ayah Ki Niti Setiko-Nyi Niti Setiko. Ia seorang seniman ketoprak. Ia menempuh pendidikan formal di HIS Bintaran Yogyakarta. Ia berkecimpung di dunia seni ketoprak tahun 1927. Dulu awalnya masih popular ketoprak lesung, namun mengalami perkembangan pesat menjadi ketoprak dengan iringan gamelan. Dalam ketoprak lesung itu, partnernya adalah Ki Cokrojiyo dan Guspri. Sutradara Ki Pademo. Ketoprak lesung kemudian mengalami modernisasi menjadi ketoprak orkes dengan sutradara terkenal bernama Marto Panggih. Setelah 8 tahun berjalan, barulah muncul kreasi ketoprak gamelan, karena waktu itu gamelan di luar keraton masih langka. Waktu itu muncul kelompok ketoprak Kridha Muda pimpinan Pawirosono dan Kelompok Ketoprak Kridha Raharja yang dipimpin Ki Parto Suradal. Di sana Glindhing bermain bersama Basiyo dan Cokrojiyo. Dengan kelompok ketoprak itu, Glindhing dan kawankawannya rajin mengisi siaran di Radio Mavro Yogyakarta, milik Belanda. Pada sekitar tahun 1940, Glindhing bermain bersama kelompok Mardi Wandoyo, bersama pelawak Atmonadi, Mugirahardjo, dan Sugiyem. Pimpinan kelompok ini adalah Raden Atmo Suripto. Pada tahun 1941, ia mendirikan sendiri Kelompok Ketoprak Sri Subositi kurang lebih selama dua tahun. Demikian kelompok-kelompok seniman rakyat itu tumbuh dan berkembang di mana-mana, menjadi seleksi alam terhadap bakat-bakat dan kesungguhan para pelakunya dalam menjalankan lakon hidupnya masing-masing. Sebagai pemain ketoprak, Glinding juga merupakan seorang pengrawit, dan juga ahli pencak silat, karena tuntutan panggung. Glindhing pernah terlibat dalam Tim Pekan Teater Tradisional di Jakarta tahun 1976, juga Lokakarya Ketoprak di Senisono Yogyakarta tahun 1978. Selanjutnya mengawal Festival Kesenian Tradisional di Jakarta tahun 1980. Glindhing memperkuat Tim Kesenian RRI Nusantara II Yogyakarta. Ia memiliki penggemar yang luas dari Jawa bagian barat sampai Rogojampi Banyuwangi.

Tahun Data : 2019
Terakhir Update : 13 Desember 2019 - 09:59:33