Tokoh Seniman / Budayawan

KRT Stefanus Prigel Siswanto, M. HUM (Dalijo)


General

KRT Stefanus Prigel Siswanto, M. HUM (Dalijo)

Nganjuk

24 Mei 1966

Seni Pertunjukan

Hidup

-

Alamat

Yogyakarta

-

(tidak diinput)

-

-

-

Dusun - Jalan -

Keterangan Lain

IKIP Negeri Yogyakarta

Seniman

-

-

Dalijo menikah dengan Tri Lestari Diah S. dan dikaruniai tiga orang anak, Alberto Wiku Maheswara Puruhita, Agatha Ratu Maheswara Dewayana, dan Andreas Prabu Maheswara Syiwanata. Kehidupan seni dalam keluarga ditanamkannya hingga manjing ajur ajer. Terbukti dengan aktivitas seni yang dikerjakannya, istri, juga ketiga anaknya.

Penghargaan
Kabupaten

-

-

-

Provinsi

-

-

-

Nasional

-

-

-

Gambar/ Video
GAMBAR

Tidak ada gambar.


VIDEO

Tidak ada video.

Keterangan Tambahan

KRT Stefanus Prigel Siswanto, M. HUM alias Dalijo, lahir di Nganjuk, 24 Mei 1966. Seniman Yogyakarta ini kondang dan lekat dengan karakter Dalijo di Program Angkringan TVRI Yogyakarta. Dari kecil berbagai bentuk kesenian pernah ia lakoni, seperti tari, ketoprak, pedalangan, dan lawak. Sebagai pelaku kesenian yang otodidak, pengetahuanya semakin bertambah ketika pada 1985 memutuskan untuk hijrah ke Yogyakarta untuk studi lanjutan. Pendidikan formalnya dimulai dari SD di Nganjuk lulus tahun 1974, SMP I Nganjuk lulus tahun 1983, kemudian melanjutkan di SMA dan lulus tahun 1985. Dari situ ia hijrah ke Yogya dan kuliah di IKIP Negeri Yogyakarta (kini Universitas Negeri Yogyakarta). Ia terlibat dalam sejumlah produksi sinetron dan ketoprak yang ditayangkan di TVRI Yogyakarta. Melalui program acara Angkringan TVRI Yogyakarta ia suguhkan lelucon yang mengundang tawa para penonton. Ia tidak sekadar menyajikan guyonan, aksi panggung Dalijo juga menghidupkan suasana dan sarat dengan nilai-nilai luhur budaya Yogyakarta. Bagi Dalijo, kearifan lokal merupakan sesuatu yang sangat penting untuk dikenalkan kepada generasi muda. Tak jarang ia juga diundang mengisi lawakan di sejumlah acara off air, ketoprak, dan menjadi pranata acara pernikahan. Penghargaannya di bidang kesenian telah banyak yang diterimanya. Lewat seni ketoprak ia beberapa kali mendapat penghargaan sebagai pemeran pria terbaik sepanjang tahun 2000-2005. Selain itu ia juga menerima beberapa penghargaan sebagai sutradara terbaik.

Tahun Data : 2019
Terakhir Update : 13 Desember 2019 - 09:00:08