Abdullah Suriosubroto
Semarang
01 Januari 1878
pelukis
Hidup
-
Yogyakarta
-
(tidak diinput)
-
-
-
Dusun Jalan
sekolah kedokteran di Batavia
sebagai pelukis.
Tingkat Internasional
-
anak
angkat pahlawan nasional, Dokter Wahidin Sudirohusodo, seorang tokoh
gerakan nasional Indonesia.
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Tidak ada gambar.
Tidak ada video.
Pada 1949, Ratu Belanda Juliana membuka sayembara melukis potret
dirinya. Ada 81 pelukis dari berbagai penjuru ikut serta. Tapi yang bisa
menyelesaikan potret ratu tepat pada waktunya cuma 21 orang, salah satunya
adalah Basuki Abdullah, yang kemudian tampil sebagai juara. Sejak itu, ia laris
sebagai pelukis potret dan mendunia.
Hubungan ayah-anak ini secara biologis memang kurang intens, karena
Basuki baru mengenal ayahnya di usia 15 tahun. Namun secara genealogis
sangat kentara, di mana bakat sang ayah menurun dengan sempurna kepada
sang anak.
Abdullah yang merupakan pelukis terkenal Indonesia ini banyak
menghabiskan waktunya di Solo, Bandung dan Yogyakarta agar dekat dengan
pemandangan alam. Namun kemudian ia memilih menetap di Yogyakarta dan
terus berkarya hingga akhir hayatnya pada tahun 1941.
| Tahun Data | : | 2019 |
| Terakhir Update | : | 12 Desember 2019 - 17:44:55 |