Saparbe Notowidagdo (Bendot)
Yogyakarta
20 Oktober 1925
Seni Pertunjukan
Hidup
-
Yogyakarta
-
(tidak diinput)
-
Pelawak
Tingkat Provinsi dan Nasional
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Tidak ada gambar.
Tidak ada video.
Sebelum memasuki dunia lawak, Pak Bendot berdinas di Angkatan Darat dengan pangkat terakhir letnan satu. Setelah pensiun pada tahun 1971, Pak Bendot mulai mengembangkan potensinya sebagai pelawak. Mula-mula ia melawak dengan Ratmi B29. Setelah itu, barulah ia bergabung dengan Srimulat. Bersama sejumlah anggota Srimulat, Pak Bendot aktif bermain di Ketoprak Humor Samiaji. Ia dikenal sebagai seniman yang rendah hati dan tidak pernah pilih-pilih peran. Ia bahkan kerap hadir dengan karakter wong cilik, menjadi pembantu di Srimulat atau menjadi abdi dalem di Ketoprak Humor Samiaji. Terkadang ia muncul sebagai tamu, orang tua sang pemilik rumah, atau menjadi pejabat kerajaan, peran-peran yang akan mengundang tawa sesaat setelah ia masuk panggung meskipun satu dialog pun belum keluar dari mulutnya. Ia terkenal dalam perannya ketika bermain sebagai mertua Mas Karyo (diperankan oleh Basuki) dari Jawa dalam sinetron “Si Doel Anak Sekolahan”. Ia juga turut bermain dalam serial kolosal “Angling Darma”. Selain itu ia juga dikenal luas di masyarakat dalam sejumlah iklan layanan masyarakat yang sering ditayangkan di televisi. Pak Bendot wafat di usia 78 tahun lantaran sakit jantung dan prostat yang sudah lama diidapnya. Ia meninggalkan 11 anak dan 18 cucu, sedangkan tiga istrinya sudah terlebih dulu menghadap Yang Kuasa. Saat wafat, pada seniman Yogyakarta-Jakarta mengusulkan untuk dikebumikan di Makam Seniman Imogiri sebagai penghormatan terhadap almarhum. Namun, sesuai Wasiat Pak Bendot, ia dimakamkan berdampingan dengan istrinya, Jariyah, yang dimakamkan di Karang, Kotagede.
| Tahun Data | : | 2019 |
| Terakhir Update | : | 12 Desember 2019 - 16:58:55 |