Andy Sri Wahyudi
Yogyakarta
13 Desember 1980
Seni Pertunjukan
Hidup
-
Yogyakarta
-
(tidak diinput)
-
penulis, dramawan, pemain pantomim, penyair, dan cerpenis
Tingkat Provinsi dan Nasional
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Tidak ada gambar.
Tidak ada video.
Lahir di Kampung Mijen, Minggiran Barat, Yogyakarta pada 13 Desember 1980. Andy Sri Wahyudi adalah seorang penulis, dramawan, pemain pantomim, penyair, dan cerpenis. Lahir dari keluarga sederhana, ayahnya seorang Pegawai Negeri Sipil dan ibu yang bekerja sebagai pembuat kue dan membuka usaha catering. Ia tinggal di Kampung Sewu bersama keluarganya. Pada tahun 2008, kampung kecilnya digusur. Suasana kedekatan dengan sahabat dan orang-orang tua di daerah tersebut telah hilang. Latar belakang ini menjadi pijakan Andy dalam berproses kreatif. Seniman yang sudah tidak asing dengan skema pertunjukan ini aktif di Bengkel Mime Theatre sejak 2004 sebagai pendiri, penulis teks naskah, dan aktor. Bengkel Mime Theatre merupakan kelompok kesenian yang didirikan pada 2 Mei 2004, menggeluti seni pertunjukan berbasis pantomim. Sejak September 2009 ia menjadi manajer di kelompok seni yang dulunya bernama Bengkel Pantomim Yogyakarta. Melalui Bengkel Theatre Mime, ada beberapa repertoar yang ia lakoni seperti “Langkah-langkah” (2004), “Romantika Daun Pisang” (2005), “Tiga Fragmen dan SuperYanto” (2006), “Suspect (datangmu terlalu cepat) dan Aku Malas Pulang ke Rumah” (2008-2009). Selain di Bengkel Mime Theatre, ia juga aktif di Teater TeMMu dan Teater Kampung di Minggiran, Yogyakarta. Selain bekerja di wilayah pertunjukan, ia juga bekerja sebagai pemimpin redaksi di Newsletter skAnA (Flower of the Youth) di Teater Garasi. Sebagai seorang penulis, beberapa tulisan lepasnya pernah dimuat di Majalah GONG, Harian Kompas Jogja, Newsletter skAnA, website Kelola, serta beberapa buletin indie. Ada beberapa buku puisi serta cerpen yang telah ia buat. Salah satunya adalah sebuah buku yang berisi naskah drama dalam bahasa Jawa dengan judul Mak, Ana Asu Mlebu Ngomah. Selain itu ia juga membuat buku kumpulan puisinya dengan nada lucu seperti Ibliz Imut dan Uh, Kamu Nyebelin, Ibu, Aku Minta Dibelikan Mushola, dan Energi Bangun Pagi Bahagia. Juga, ia membuat karya cerpen berjudul Galuh Suka Mencuri. Karya-karyanya tidak hanya berhenti menjadi sebuah buku. Pada 29 April 2017, bukunya yang berjudul Energi Bangun Pagi Bahagia diolah menjadi pertunjukan di Sanggar Teater Djarum dalam program Bakti Budaya Djarum Foundation.
| Tahun Data | : | 2019 |
| Terakhir Update | : | 12 Desember 2019 - 15:02:19 |