Indra Tranggono
-
24 Maret 1960
(1) Cerpen; (2) Naskah Drama
Hidup
-
Bantul
Kasihan
(tidak diinput)
Pendidikan SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi ditempuhnya di Taman Siswa Yogyakarta. Lulus dari Fakultas Sastra Sarjanawiyata pada tahun 1983.
(1) Wartawan; (2) Penulis
Tingkat Provinsi dan Nasional
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Tidak ada gambar.
Tidak ada video.
prestasi : Tahun 1990-an, puisinya Megatruh Jawa menjadi juara dua lomba penulisan puisi yang diselenggarakan Dewan Kesenian Yogyakarta dan Taman Budaya. Pada tahun 2000-an, cerpennya Anoman Ringsek meraih juara pertama lomba cerpen yang dihelat TBY. Ia juga pernah melawat untuk sebuah pementasan teater di Melbourne Australia, bersama Teater Gandrik (1998). Juga turut mendirikan Komunitas Pak Kanjeng (yang kemudian berubah nama menjadi Gamelan Kiai Kanjeng) tahun 1997, dan Komunitas Seni Kuaetnika (1999). Tahun 2011, ia mendapat Hadiah Sastra dari Yayasan Sastra Yogya yang didirikan Prof. Dr. Rachmat Djoko Pradopo. Cerpen-cerpennya telah sepuluh kali masuk dalam Cerpen Pilihan Kompas (2002-2014). Tahun 2015, mendapat Penghargaan Kesetiaan Berkarya dari Harian Kompas. Skenario filmnya Negeri Tanpa Telinga masuk nominasi Festival Film Indonesia 2014 dan berhasil menjadi skenario terbaik dalam Festival Internasional Bali (2014). Indra, yang lahir di Yogyakarta 23 Maret 1960, juga pernah menjadi anggota Majelis Luhur Tamansiswa (2008-2012). Bukunya yang sudah terbit, antara lain, 33 Profil Budayawan (TVRI –Sinar Harapan, 1985), Sang Terdakwa (Yayasan untuk Indonesia, 2000—kumpulan cerpen), Iblis Ngambek (Kompas, 2003—kumpulan cerpen), Monumen (Yayasan untuk Indonesia, 2003—kumpulan naskah drama), dan Menyublim Hingga Rahim (kumpulan naskah drama terbitan TBY 2015,—editor), Menebang Pohon Silsilah (Kompas, 2017). Ia juga terlibat dalam program pemberdayaan desa/ kelurahan budaya, yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan DIY. []
| Tahun Data | : | 2019 |
| Terakhir Update | : | 13 Desember 2019 - 18:01:06 |