Upacara Adat

Sadranan Agung Wotgaleh Porboyo


General

Sadranan Agung Wotgaleh Porboyo

-

Aktif

-

M. Eksan Spd

50

2002

-

Penetapan WBTB
Kabupaten

-

-

-

Provinsi

-

-

-

Nasional

-

-

-

Internasional

-

-

-

Penghargaan
Kabupaten

-

-

-

Provinsi

-

-

-

Nasional

-

-

-

Lokasi

Sleman

Berbah

Sendangtirto

Dusun Wotgaleh Jalan -

-

-

-

Keterangan Lain

-

-

Tidak Ada

Tidak Ada

Tidak Ada

-

Tidak Ada

1 tahun sekali setelah dapat perintah dari Keraton

Halaman Masjid Sultan

-

Pinjam

Sedang

Kramat

Pinjam

Sedang

1001 - 2000

Masyarakat

Pangeran Porboyo

Mengenang dan menghormati Pangeran Purboyo, memohon ampun kepada Tuhan atas dosa sanak keluarga yang telah meninggal agar mendapat ketentraman di akhirat dan memohon perlindungan dari Tuhan agar warga masyarakat dapat selamat dan sejahtera lahir dan batin.

Mendekatkan diri kepada Tuhan, menghormati leluhur, dan meningkatkan kebersamaan warga masyarakat dalam mengelola dan menjaga kebersihan lingkungan desa.

-

Gambar/ Video
GAMBAR

Tidak ada gambar.


VIDEO

Tidak ada video.

Keterangan Tambahan

No. Registrasi : 201800007345
Nama Karya Budaya : Tradisi Sadranan Agung Makam Wot Galeh
Provinsi : Daerah Istimewa Yogyakarta
Domain : Adat istiadat masyarakat
Kategori : Upacara/Ritus

 

 

Tradisi Sadranan Agung Makam Wot Galeh merupakan tradisi yang berlangsung setiap menjelang puasa Ramadhan. Makam Wot Gaeh terletak di dusun Karangmoncol, Kalurahan Sendangtirto, Kecamatan Berbah, Sleman, Daerahj Istimewa Yogyakarta. Makam Di Makam tersebut bersemayam Pangeran Poerboyo I, II, dan III beserta istrinya yang merupakan putra Raja Mataram Islam Panembahan Senopati.

 

Tujuan dilaksanakan Tradisi Sadranan Agung  Makam Wot Galeh sebagai ungkapan syukur atas berkah yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa dan juga untuk mengirim do’a bagi arwah para leluhur mereka atau cikal bakal kampung mereka.

 

Tradisi sadranan dilakukan dengan bermacam-macam acara, antara lain : acara bersih makam, mengirim do’a, tabur bunga,  kirab jodang, gunungan apem, kenduri dan diakhiri dengan atraksi kesenian dan pergelaran wayang. Acara dilaksanakan oleh abdi dalem atau perabot parean Wot Galeh, dan warga Sendangtirto serta ahli waris Pangeran Poerboyo

Tahun Data : 2019
Terakhir Update : 21 Februari 2018 - 14:32:51