Nyadran Makam Sewu.
-
Aktif
-
Drs. Hariyadi
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Bantul
Pandak
Wijirejo
Dusun pedak Jalan -
-
-
Ada
Ada
Tidak Ada
-
Ada
Hari senin bulan sya'ban
Makam Sewu
-
Milik Sendiri
Sedang
Jodhang, ugo rampe
Sewa
Sedang
2001 - 3000
Masyarakat, Pemerintah
Panembahan Bodho / Raden Trenggono
Penghormatan para leluhur yang telah meninggal terutama kepada Panembahan Bodo dan mendoakan agar dosa-dosanya diampuni Tuhan, disamping itu agar yang ditinggalkan selalu mendapat keselamatan, murah rejeki dan sandang pangan
Silaturahmi antar warga masyarakat; mengingatkan akan kematian sehingga harus mengisi hidup dengan baik.
Upacara dilaksanakan di makam Sewu setelah tanggal 20 ruwah dan dilaksanakan sebanyak tiga kali, upacara pertama dilaksanakan pada hari Minggu Pahing dimulai pukul 20.30 WIB di Los makam Sewu, kedua pada hari Senin Pon pukul 08.00 WIB di dalam cungkup Panembahan Bodo, dan terakhir pada hari Senin Pon siang pukul 14.00 WIB yang merupakan puncak acara Sadranan. Senin Pon ini dipilih sebagai puncak upacara karena merupakan hari wafatnya Panembahan Bodo. Peserta upacara bukan hanya diikuti oleh warga Wijirejo saja tetapi juga masyarakat luar Wijirejo bahkan dari luar kota. Pada upacara ini dimulai dengan mengumandangkan ayat-ayat suci Al Qur'an, tahlilan, kenduri, tabur bunga dan terakhir pemotongan tumpeng yang kemudian dibagikan kepada para pengunjung.
Tidak ada gambar.
Tidak ada video.
-
| Tahun Data | : | 2019 |
| Terakhir Update | : | 23 Oktober 2013 - 11:44:24 |