Upacara Adat

Rasulan Desa Poncosari


General

Rasulan Desa Poncosari

-

Aktif

-

Kepala Desa

25

-

-

Penetapan WBTB
Kabupaten

-

-

-

Provinsi

-

-

-

Nasional

-

-

-

Internasional

-

-

-

Penghargaan
Kabupaten

-

-

-

Provinsi

-

-

-

Nasional

-

-

-

Lokasi

Bantul

Srandakan

Poncosari

Dusun Jopaten Jalan -

-

-

-

Keterangan Lain

-

-

Ada

Tidak Ada

Tidak Ada

-

Tidak Ada

Setelah masa panen, antara bulan Maret sampai April

Rumah-rumah penduduk dengan pusat di balai dusun

-

Milik Sendiri

Sedang

-

Milik Sendiri

Sedang

< 1000

Masyarakat

Kyai Jopati

Syukur kepada Yang Maha Agung yang telah melimpahkan karunianya sehingga hasil panen pertaniannya bisa berhasil dengan baik dan bermanfaat untuk keperluan keluarga. Di samping itu, penduduk juga memohon kepada Yang Maha Agung agar hasil panen yang akan datang berhasil dan juga seluruh penduduk Jopaten terhindar dari malapetaka.

Memupuk kebersamaan, meningkatkan tali silaturahmi di antara warga masyarakat dan mengelola kelestarian lingkungan desa.

selamatan dengan tirakatan, berdoa dan tahlilan. Siang harinya, mereka menyajikan sedekah berupa nasi gurih, ingkung, lalaban, pisang raja dan tumpeng, sesudah itu dilanjutkan kegiatan wayang kulit dengan cerita Bharatayuda. Sesaji yang harus dilaksanakan pada Rasulan Jopaten, antara lain: - Nasi Uduk, lambang permohonan keselamatan dan kesejahteraan Nabi Muhammad SAW beserta sahabat-sahabatnya termasuk penyelenggara dan peserta upacara, - Nasi Ambeng, lambang permohonan ampun penduduk Jopatan agar kesalahannya diampuni Tuhan, - Ingkung, lambang kesucian manusia dan kepasrahan manusia kepada Yang Maha Agung, - Tumpeng, lambang harapan kepada Yang Maha Agung agar permohonannya terkabul, - Jenang Merah, lambang harapan agar kedua orang tuanya selamat, warna merah lambang keberanian, - Jenang Putih, lambang harapan agar penduduk yang sedang melaksanakan upacara direstui, warna putih lambang kesucian, - Pisang Raja, lambang harapan agar kelak penduduk Jopaten hidupnya selalu bahagia seperti raja, - Kembang Telon, lambang keharuman doa yang keluar dari hati yang tulus, bau harum lambang kemuliaan, - Kemenyan, sebagai sarana pada waktu orang mengucapkan doa, yang menimbulkan asap harum.

Gambar/ Video
GAMBAR

Tidak ada gambar.


VIDEO

Tidak ada video.

Keterangan Tambahan

-

Tahun Data : 2019
Terakhir Update : 13 Maret 2014 - 06:57:24