Upacara Adat

Sadranan Desa Giriharjo


General

Sadranan Desa Giriharjo

-

Aktif

Masyarakat

Rois

-

-

-

Penetapan WBTB
Kabupaten

-

-

-

Provinsi

-

-

-

Nasional

-

-

-

Internasional

-

-

-

Penghargaan
Kabupaten

-

-

-

Provinsi

-

-

-

Nasional

-

-

-

Lokasi

Gunungkidul

Panggang

Giriharjo

Dusun - Jalan -

-

-

-

Keterangan Lain

-

-

Tidak Ada

Tidak Ada

Tidak Ada

-

Tidak Ada

Tanggal 25 Bulan Ruwah

Makam

-

Milik Sendiri

Sedang

-

Milik Sendiri

Sedang

< 1000

Masyarakat

-

Memohon ampun kepada Tuhan atas dosa sanak keluarga yang telah meninggal agar mendapat ketentraman di akhirat dan memohon perlindungan dari Tuhan agar warga masyarakat dapat selamat dan sejahtera lahir dan batin.

Mendekatkan diri kepada Tuhan, menghormati leluhur, dan meningkatkan kebersamaan warga masyarakat dalam mengelola dan menjaga kebersihan lingkungan desa.

Sebelum upacara Sadran, penduduk setempat membuat ketan, kolak, apem dan sesaji lainnya yaitu sega gurih dan lauk pauknya. Rangkaian sesaji upacara: - Apem, sebagai lambang permintaan maaf (ngapura), - Kolak, sebagai lambang kebenaran (kolado), - Ketan, sebagai lambang kesalahan (khotan), - Nasi gurih dan lauk pauk, sebagai lambang kebesaran Yang Maha Agung. Pelaksanaan upacara pada tanggal 25 Ruwah dilaksanakan siang hari sampai sore, tradisi ini dimulai dengan Rasulan atau Sedhekahan yang biasanya dilakukan setelah panen. Para warga membuat makanan untuk slametan rasulan berupa satu tumpeng kecil dan ingkung, selanjutnya berkumpul di rumah Kadus dengan membawa tumpeng masing-masing dan dilakukan doa bersama dan makan bersama (kenduri). Setelah selesai baru diadakan ziarah ke makan leluhur. Pada siang hari dan malam harinya, diadakan acara kesenian dan wayang kulit.

Gambar/ Video
GAMBAR

Tidak ada gambar.


VIDEO

Tidak ada video.

Keterangan Tambahan

-

Tahun Data : 2019
Terakhir Update : 23 September 2011 - 20:20:17